Kaltara a1. Com,TANJUNG SELOR-Kabar baik datang untuk petani di Kabupaten Nunukan dan Malinau. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Utara memastikan kedua daerah tersebut segera menerima bantuan benih kakao dan kelapa dari pemerintah pusat pada desember ini.
Pengawas Benih Tanaman (PBT) Kaltara, Pudji Aswan, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program pengembangan komoditas perkebunan dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Bantuan tersebut akan diberikan kepada kelompok tani yang sudah memenuhi syarat.
“Di Malinau, pengembangan kakao mencakup 150 hektare, dan 50 hektare di Nunukan. Untuk kelapa dalam, pengembangan dilakukan di Nunukan seluas 50 hektare,” jelas Pudji, belum lama ini.
Saat ini, program masih dalam tahap penyusunan SKCPCL (Surat Keputusan Calon Petani dan Calon Lahan). DPKP Kaltara telah memverifikasi kelengkapan administrasi sebelum berkas dikirimkan ke pusat. Jika semua proses berjalan lancar, penyaluran bantuan ditargetkan bisa dimulai pada Desember ini.
Bantuan yang diberikan berupa benih unggul bersertifikat, baik siap tanam, kecambah, maupun entres. Di Malinau, ada 44 kelompok tani penerima, termasuk Poktan Cak Tawai, Muda Jaya, dan Milenial.
Sementara di Nunukan, penerima bantuan di antaranya Gapoktan Sinar Harapan dan Mas Puljaya.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, para kelompok tani wajib memenuhi beberapa syarat, seperti memiliki peta poligon lahan, surat pernyataan penggunaan benih, serta terdaftar dalam sistem Simluhtan.
“Kami pastikan bantuan ini benar-benar diterima oleh petani yang membutuhkan dan tidak disalahgunakan,” tegas Pudji.
Ia menambahkan, Malinau dan Nunukan dipilih karena dinilai memiliki potensi produksi kakao yang lebih baik dibandingkan daerah lain di Kaltara. Diharapkan, program ini bisa meningkatkan hasil perkebunan dan kesejahteraan petani di dua kabupaten tersebut. (adv/Erc)





