Dishub Kaltara Bahas Rencana Kerja Sama Pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I, Fokus pada Peningkatan Layanan dan Integrasi Sistem

redaksi

Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara terus mematangkan rencana pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I Tarakan. Upaya ini dilakukan guna memastikan pengelolaan pelabuhan berjalan selaras dengan ketentuan kepelabuhanan Kementerian Perhubungan serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Utara, Idham Chalid, menegaskan bahwa setiap rencana kerja sama pengelolaan harus mempertimbangkan aspek regulasi, mekanisme penawaran, serta pembagian kewenangan dan pendapatan. Menurutnya, Dishub Kaltara saat ini sedang menyiapkan pemetaan terkait skema kerja sama, baik bersifat parsial maupun menyeluruh, termasuk pengaturan personel di lapangan.

“Kami memastikan bahwa seluruh rencana pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I harus sejalan dengan aturan kepelabuhanan dari Kemenhub. Pembahasan difokuskan pada mekanisme kerja sama, pembagian peran, hingga proyeksi pendapatan daerah ke depan,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Baca Juga  Keselamatan Diutamakan, Dishub Kaltara Wajibkan Perlengkapan Standar bagi Speed Boat Nonreguler

Ia juga menekankan pentingnya manajemen sirkulasi penumpang dan barang di area pelabuhan agar lebih tertata, aman, dan efisien. Selain itu, Dishub Kaltara memastikan fasilitas bagi penyandang disabilitas dan kelompok lanjut usia akan diakomodasi secara khusus dalam rancangan teknis pengembangan.

PT Dewa Kencana Benuanta Tawarkan Pengelolaan Modern dan Berbasis Teknologi

Dalam pertemuan tersebut, PT Dewa Kencana Benuanta mengajukan minat untuk mengelola Pelabuhan Tengkayu I melalui skema kerja sama yang menguntungkan pemerintah dan BUMD. Pihak perusahaan menyampaikan bahwa tujuan utama mereka adalah menghadirkan pengelolaan pelabuhan yang terintegrasi, modern, dan berbasis teknologi informasi.

Baca Juga  Pemprov Kaltara Dan Pemkab Enrekang Siap Jalin Kerja Sama Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Perusahaan menyebut telah melakukan survei lapangan, pengumpulan data, dan analisis terhadap standar pelayanan minimal (SPM) pelabuhan, termasuk aspek keselamatan, kebersihan, dan kesetaraan layanan. Tim PT Dewa Kencana Benuanta juga memaparkan konsep desain pengembangan yang tidak akan membongkar seluruh fasilitas yang ada, melainkan menata ulang area pelabuhan sesuai kebutuhan dan standar modern.

Dalam penawarannya, PT Dewa Kencana Benuanta mengusulkan kerja sama pemanfaatan lahan untuk pengembangan infrastruktur skala besar, termasuk bangunan tiga lantai yang direncanakan mencakup fasilitas hotel dan pendukung lainnya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara bertahap setiap tahun.

Baca Juga  Gubernur Minta Dukungan Pemerintah Pusat, Dorong Pengembangan Pariwisata Kaltara

Selain itu, perusahaan menawarkan kerja sama jangka pendek yang bertujuan menertibkan dan memperbaiki kondisi operasional pelabuhan saat ini. Adapun fasilitas untuk penyandang disabilitas dan kelompok lanjut usia disebutkan akan tercantum dalam Detail Engineering Design (DED) yang tengah dipersiapkan.

Dengan pembahasan yang semakin intensif antara Dishub Kaltara dan pihak investor, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menargetkan pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I dapat berkembang lebih profesional, efisien, dan berorientasi pada peningkatan layanan publik. Pemerintah memastikan seluruh proses dilakukan transparan serta mengutamakan kepentingan masyarakat luas. (Fhrl/Adv)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer