Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR — Libur Natal dan Tahun Baru sebentar lagi tiba. Mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat, Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara mulai memperketat pengawasan seluruh moda transportasi, baik darat maupun laut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman selama masa arus mudik.
Kepala Dishub Kaltara, Idham Chalid Darmawan, mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima surat edaran resmi dari Kementerian Perhubungan yang mengatur kewajiban inspeksi atau ramp check di daerah.
“Surat edarannya sudah turun dari Dirjen Perhubungan Darat maupun Udara. Salah satu isinya mengatur tentang pemeriksaan armada, termasuk bus yang dikelola PT Danti,” jelas Idham saat ditemui, Rabu (3/11).
Menurutnya, pengecekan dilakukan menyeluruh dan tidak boleh ada yang luput. Seluruh komponen penting kendaraan dicek satu per satu mulai dari lampu, rem, pedal gas, hingga kelengkapan alat pemadam kebakaran (APAR) dan sabuk pengaman. Dishub juga memastikan seluruh dokumen kendaraan masih berlaku.
“Kalau ada izin yang mati, kita minta untuk segera diaktifkan lagi. Tidak boleh beroperasi sebelum lengkap,” tegasnya.
Tidak hanya transportasi darat, Dishub juga melakukan pemeriksaan ketat terhadap angkutan laut, seperti speedboat dan kapal ferry yang menjadi transportasi utama masyarakat antarpulau.
Peralatan navigasi seperti GPS, radio komunikasi, lampu navigasi, hingga kondisi lifebuoy dan lifejacket menjadi perhatian serius. Hal ini mengingat keselamatan penumpang bergantung pada kelengkapan tersebut.
“Kalau ada lifejacket yang rusak atau jumlahnya kurang, kita tarik. Wajib diganti. Keselamatan itu nomor satu dan tidak bisa ditawar,” kata Idham.
Ia juga menyoroti masih banyak speed reguler yang jarang mengingatkan penumpang untuk memakai lifejacket sebelum berangkat. Karena itu, Dishub kembali mengimbau seluruh operator speedboat agar disiplin memberikan instruksi keselamatan.
“Sosialisasi sebenarnya sudah rutin kita lakukan. Tapi menjelang Natal dan Tahun Baru ini kami perketat lagi,” jelasnya.
Untuk memastikan pengawasan berjalan maksimal, Dishub Kaltara bekerja sama dengan berbagai pihak seperti kepolisian, Polair, TNI AL, hingga operator ASDP. Pemeriksaan gabungan (ramp check) untuk angkutan laut telah dilakukan pekan lalu, sementara untuk transportasi darat dijadwalkan rampung pada minggu kedua bulan ini.
Hasil ramp check nantinya akan menentukan kelayakan setiap armada. Kendaraan dan kapal yang lolos pemeriksaan akan diberikan stiker khusus bertuliskan “Angkutan Nataru”.
“Itu tanda bahwa armada tersebut layak jalan atau layak layar untuk melayani masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru,” jelas Idham.
Dishub berharap langkah ini dapat menekan risiko kecelakaan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak bepergian pada penghujung tahun. (Slv/Adv)





