Dishub Kaltara Siapkan Solusi untuk Pengisian BBM Kapal Rakyat

redaksi

Kaltaraa1. Com, TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mulai bergerak menuntaskan persoalan pengisian bahan bakar untuk kapal rakyat. Dalam waktu dekat, pemprov menyiapkan pembangunan Stasiun Bahan Bakar Bunker (SBBU) laut yang akan melayani kapal penumpang, kapal barang, hingga kapal logistik yang beroperasi di wilayah Kaltara.

Selama ini, proses pengisian BBM untuk kapal masih dinilai ribet dan tidak sesuai aturan. Kapal-kapal harus mengambil suplai dari darat lalu dipindahkan lagi ke dermaga kecil sebelum akhirnya dibawa ke kapal. Proses ini memakan waktu, memerlukan tenaga ekstra, dan tidak jarang menambah biaya operasional bagi para pemilik kapal.

Baca Juga  Pasca Banjir Melanda, Pemkab Nunukan Bangun Jembatan di Krayan Barat

Kepala Dinas Perhubungan Kaltara, H. Idham Chalid, mengatakan kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia menegaskan bahwa SBBU laut yang sebelumnya ada di Tarakan sudah tidak layak dipakai.

“Kalau terus pakai sistem lama, kapal rakyat yang menopang logistik kita bisa terganggu. Aturannya juga jelas, pengisian BBM kapal itu harus melalui stasiun khusus, bukan dari SPBU darat,” jelas Idham.

Idham menambahkan, dampak dari sistem pengisian yang tidak ideal ini langsung terasa pada distribusi logistik. Kapal rakyat—atau yang biasa dikenal masyarakat sebagai “kapal berah”—memainkan peran besar dalam mengirim kebutuhan pokok ke berbagai daerah di Kaltara.

Baca Juga  Achmad Djufrie: Kaltara Punya Potensi Besar, DPRD Akan Kawal Pembangunan Infrastruktur

Mulai dari Tarakan hingga Tanjung Selor, dan bahkan ke wilayah-wilayah terpencil yang sulit dijangkau moda transportasi lain, kapal rakyat menjadi satu-satunya tumpuan.

“Mereka ini tulang punggung distribusi barang kita. Kalau pengisian BBM-nya saja masih repot, ya otomatis pengiriman barang juga ikut terhambat,” katanya.

Melihat kebutuhan tersebut, Pemprov Kaltara bersama Dishub mulai memetakan lokasi yang cocok untuk pembangunan SBBU laut. Tahap awal pengerjaan nantinya akan dilakukan oleh Dinas PUPR, sebelum fasilitas itu diserahkan ke BUMD untuk dikelola secara profesional.

Idham menekankan, pembangunan SBBU laut bukan sekadar menghadirkan tempat pengisian BBM yang lebih mudah diakses, tetapi juga untuk memastikan prosesnya aman dan sesuai standar.

Baca Juga  Wabup Nunukan Minta Dapodik Harus Update

“Kita ingin semuanya tertib dan aman. Kalau nanti dikelola BUMD, ya tentu ada potensi jadi sumber pendapatan daerah juga,” ungkapnya.

Dishub Kaltara telah memasukkan pembangunan SBBU laut sebagai salah satu program prioritas. Harapannya, fasilitas ini bisa cepat terealisasi dan membantu memperkuat rantai logistik serta meningkatkan pelayanan transportasi laut di seluruh wilayah Kaltara.

“Intinya, begitu SBBU laut ini jadi, kapal rakyat bisa isi BBM dengan lebih mudah, lebih aman, dan tidak perlu mutar-mutar lagi,” tutup Idham. (RT)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer