DLH Kaltara Tegaskan Isu Sapi Makan Plastik di Tanah Kuning Tidak Benar

redaksi

Kaltaraa1. Com, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara menepis isu terkait keberadaan sapi yang dikabarkan memakan plastik di Desa Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan. Informasi tersebut sempat beredar luas di masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan pangan serta kebersihan lingkungan.

Kepala DLH Kaltara, Hairul Anwar, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi bersama DLH Kabupaten Bulungan. Dari hasil peninjauan tersebut, tidak ditemukan bukti bahwa sapi mengonsumsi plastik sebagaimana diberitakan.

“Kami sudah melaksanakan koordinasi dengan DLH Kabupaten Bulungan, dan kami tegaskan bahwa tidak ada sapi yang makan plastik,” kata Hairul, Senin (1/12/2025).

Baca Juga  DPRD Kaltara Minta Pemprov Perbaiki Jalan Rusak di Tana Tidung

Hairul menerangkan, isu tersebut muncul karena adanya sapi milik warga yang lepas dari kandang dan memasuki area pembuangan sampah liar. Di lokasi tersebut terdapat sampah organik seperti sisa sayur yang dibuang masyarakat di dalam kantong plastik, sehingga menimbulkan dugaan keliru bahwa hewan ternak tersebut memakan plastik.

Menindaklanjuti temuan itu, DLH Kaltara telah berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Bulungan untuk menertibkan kawasan tersebut serta memberikan edukasi kepada masyarakat. Penertiban dilakukan mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 25 Tahun 2002 tentang Ketertiban dan Kebersihan Lingkungan. Pada Pasal 6 disebutkan bahwa setiap pemilik hewan ternak dilarang melepas hewan yang dapat menimbulkan pencemaran, membahayakan masyarakat, atau mengganggu ketertiban umum.

Baca Juga  Wujud Kerja Bupati Nunukan, 50 Ton Rumput Laut Dikirim Perdana ke Pinrang

Hairul juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar tidak menggembalakan ternak di sekitar area pembuangan sampah. Menurutnya, langkah itu penting untuk menjaga kesehatan hewan serta mencegah potensi risiko terhadap kesehatan manusia.

Pemerintah Provinsi Kaltara turut menyerukan agar masyarakat konsisten menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan sesuai jenisnya. Masyarakat juga diminta tidak membuang sampah di sungai, selokan, pinggir jalan, atau lahan kosong, serta mematuhi jadwal pembuangan sampah yang ditetapkan petugas kebersihan.

Baca Juga  Kaltara Bangga Lima Peserta Distabilitas Raih Prestasi Lewat Ajang FLS3N

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan bebas dari penyakit,” ujarnya.

Selain itu, Hairul mengingatkan para pemilik ternak seperti sapi, kambing, dan ayam agar tidak membiarkan hewan peliharaannya berkeliaran di jalan maupun fasilitas umum. Hewan yang dilepas bebas dapat menimbulkan kecelakaan, merusak tanaman warga, dan mencemari lingkungan.

Ia menegaskan pentingnya memastikan hewan ternak dikandangkan dengan baik dan dijaga kebersihannya. “Mari kita jaga lingkungan kita bersama demi kenyamanan, kesehatan, dan keamanan seluruh warga. Lingkungan bersih, hidup jadi sehat. Hewan terurus, masyarakat pun tenang,” tuturnya. (Fhrl/Adv)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer