Lomba Sekolah Bersih Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2025

redaksi

Kaltara a1 . Com, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara menggelar Lomba Sekolah Bersih Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2025 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Provinsi Kalimantan Utara. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya strategis membangun budaya peduli lingkungan di satuan pendidikan menengah.

Kepala DLH Kaltara, Hairul Anwar, S.Hut., M.AP, menjelaskan bahwa sekolah merupakan ruang belajar yang idealnya menghadirkan lingkungan bersih, sehat, dan nyaman agar proses pembelajaran berlangsung optimal. “Melalui lomba ini, kami mendorong terbentuknya budaya kebersihan yang berkelanjutan di sekolah, sekaligus menumbuhkan inovasi dan partisipasi aktif seluruh warga sekolah,” ujarnya, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga  Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan : Kasiter Kasrem 092/Mrl Ikuti Rapat Optimalisasi Lahan Prov. Kaltara

Pelaksanaan lomba mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Utara Nomor 100.3.3.1/528/2025 tentang Panitia Penyelenggara Peringatan HUT ke-13 Provinsi Kalimantan Utara. Peserta lomba berasal dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang telah diseleksi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltara.

Hairul Anwar menegaskan, tujuan kegiatan tidak hanya bersifat seremonial. “Selain memperingati HUT provinsi, lomba ini bertujuan memotivasi sekolah meningkatkan sarana dan prasarana kebersihan, mengapresiasi sekolah dengan performa terbaik, serta memperkuat edukasi nilai-nilai kebersihan dalam kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Baca Juga  Hore! Dispora Kaltara Serahkan Dana Hibah Bonus Atlet PON Aceh-Sumut XXI Sebesar Rp 10 Miliar

Lomba dilaksanakan 4-13 November 2025 di sekolah masing-masing. Penilaian dilakukan melalui kunjungan mendadak oleh tim penilai tanpa pemberitahuan sebelumnya. Tim penilai terdiri atas unsur DLH Provinsi Kaltara, Dinas Pendidikan Provinsi Kaltara, serta DLH kabupaten/kota.

Adapun aspek penilaian meliputi kebersihan lingkungan sekolah (ruang kelas, toilet, halaman, kantin, musala, area parkir, lapangan, dan koridor), pengelolaan sampah, penghijauan, partisipasi warga sekolah, ketersediaan sarana dan prasarana, edukasi kebersihan dalam mata pelajaran, hingga inovasi lingkungan berbasis pemanfaatan barang bekas. Setiap komponen dinilai dengan skor 1 hingga 5, dari kategori sangat buruk hingga sangat baik.

Baca Juga  Ingkong Ala Ziarah ke Makam Pendahulu

Dari sisi pendanaan, Hairul Anwar menyebutkan bahwa anggaran penilaian bersumber dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat, sementara hadiah lomba didukung oleh DLH Provinsi Kalimantan Utara. “Kami memastikan kegiatan berjalan efektif dan transparan, dengan penilaian objektif di lapangan,” ujarnya.

Sebanyak 20 sekolah dari lima kabupaten/kota ambil bagian dalam lomba ini, yakni Kota Tarakan, Kabupaten Malinau, Tana Tidung, Nunukan, dan Bulungan. Pemerintah Provinsi Kaltara berharap kegiatan ini menjadi pemantik lahirnya sekolah-sekolah yang tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga kuat dalam pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan. (Fhrl/Adv)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer