Kaltara A1. Com, TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) resmi mengucurkan dana hibah senilai ratusan juta rupiah pada tahun ini. Alokasi anggaran tersebut ditujukan secara khusus untuk mendukung stimulasi olahraga masyarakat, kompetisi wartawan, hingga penguatan program pembinaan atlet pelajar di seluruh wilayah Kalimantan Utara.
Dalam realisasi klaster anggaran pertama, Dispora Kaltara menyalurkan dana hibah sebesar Rp500 juta kepada Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kaltara. Stimulan ini diproyeksikan untuk menggairahkan kembali iklim olahraga rekreasi dan tradisional di tengah masyarakat.
Selain KORMI, dukungan finansial juga dialokasikan untuk Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltara sebesar Rp100 juta. Anggaran tersebut dikucurkan guna menyukseskan gelaran Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kaltara yang diselenggarakan di Kabupaten Nunukan.
Kepala Bidang Olahraga Dispora Kaltara, Muhammad Husni, menjelaskan bahwa bantuan dana untuk SIWO PWI Kaltara tersebut menerapkan sistem sharing anggaran bersama pihak pemerintah daerah yang menjadi tuan rumah pelaksana.
“Bantuan ini disiapkan sebagai stimulan penunjang, sekaligus modal kesiapan kontingen daerah menjelang keikutsertaan pada ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) mendatang,” ujar Muhammad Husni di Tanjung Selor, Rabu (1/4).
Di sisi lain, Husni menambahkan bahwa pihak dinas juga memberikan prioritas besar pada sektor internal pembinaan, khususnya kejuaraan olahraga di tingkat pelajar. Salah satu agenda yang telah direalisasikan dan berjalan dengan sukses adalah kejuaraan daerah untuk cabang olahraga (cabor) pencak silat pelajar yang dipusatkan di Kota Tarakan.
Kendati proses penyusunan jadwal kompetisi di tingkat kabupaten dan kota saat ini harus menyesuaikan diri dengan kebijakan efisiensi anggaran daerah, Dispora Kaltara menegaskan komitmennya untuk tidak mematangkan gairah olahraga lokal. Skema kolaborasi pendanaan yang strategis antara provinsi dan daerah pelaksana dinilai menjadi solusi jitu dalam menjaga kesinambungan pembinaan atlet berprestasi di Kalimantan Utara.





