Sinergi UMKM dan Tradisi, Ketua DPRD Bulungan Apresiasi Gelaran Seni Bantengan di Expo 2026

redaksi

Kaltara a1. Com, Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Riyanto, menegaskan pentingnya integrasi antara pelestarian tradisi dan penguatan ekonomi kerakyatan saat menghadiri pementasan seni Bantengan dan Jaranan dalam rangkaian Expo & Bazar UMKM 2026 di Tanjung Selor, Kamis (3/9). Kehadirannya di tengah perhelatan bertajuk Anak Muda Berkarya ini menjadi wujud nyata dukungan legislatif terhadap ruang ekspresi bagi para seniman dan pelaku usaha lokal.

Baca Juga  Kadisdik Nunukan Hadiri Pelepasan 122 Siswa-Siswi PAUD Se-Kecamatan Nunukan Tahun Pelajaran 2024-2025

Pergelaran seni tradisional tersebut menjadi magnet utama dalam pameran yang memadukan promosi produk unggulan UMKM dengan panggung kebudayaan daerah. Bagi Riyanto, kesenian seperti Bantengan dan Jaranan melampaui fungsi hiburan semata, melainkan memuat nilai-nilai sejarah, semangat kebersamaan, dan gotong royong yang menjadi fondasi jati diri masyarakat.

“Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga dan melestirikannya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujar Riyanto di sela-sela kegiatan.

Baca Juga  Membaca Hasil Survei Kelayakan IAIN Kaltara-Badan Usaha, Instansi Pemerintah dan Dunia Pendidikan Siap Tampung Lulusan

Ia menilai kolaborasi antara bazar UMKM dan pertunjukan seni merupakan formula yang efektif. Konsep ini tidak hanya mendongkrak perputaran roda ekonomi kerakyatan, tetapi juga memperluas jangkauan promosi budaya lokal kepada khalayak luas.

Pihaknya berharap agenda serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan demi memastikan pertumbuhan ekonomi masyarakat berjalan seiring dengan terjaganya marwah kebudayaan daerah.

Baca Juga  Tiga Ranperda Disampaikan, Pemkab Bulungan Siapkan Regulasi Pembangunan

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, sehingga ekonomi masyarakat semakin berkembang dan budaya daerah tetap menjadi kebanggaan generasi penerus,” tambahnya.

Melalui momentum ini, Riyanto mendorong keterlibatan aktif generasi muda ”baik sebagai pelaku maupun penikmat agar nilai-nilai luhur warisan leluhur tetap lestari dan mengakar kuat dalam denyut kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Bulungan. (*)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Ads - Before Footer