LPADKT Bulungan Gelar Donor Darah, Setetes Darah untuk Sejuta Harapan

redaksi

Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR – Tidak semua bentuk kepedulian harus dilakukan dengan hal besar. Terkadang, satu langkah sederhana seperti menyumbangkan darah dapat menjadi berarti bagi seseorang yang sedang berjuang mempertahankan hidup.

Semangat itulah yang diwujudkan Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) DPC Bulungan melalui kegiatan donor darah yang digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (8/9/2026).

Mengusung tema “Setetes Darah Sejuta Harapan, Bersama untuk Kemanusiaan, Bersinergi untuk Sesama”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial LPADKT DPC Bulungan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat sekaligus mendukung ketersediaan stok darah di wilayah Bulungan.

Baca Juga  First Mile dan Last Mile: Fondasi Perjalanan Angkutan Umum yang Terintegrasi

Kegiatan ini terlaksana melalui sinergi LPADKT DPC Bulungan bersama Pemerintah Provinsi Kaltara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, Polresta Bulungan, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulungan.

Sekretaris Cabang LPADKT DPC Bulungan, Yosua A.S., S.Kom, mengatakan donor darah menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat.

Menurutnya, darah yang disumbangkan oleh seorang pendonor mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang sedang menjalani perawatan atau berada dalam kondisi yang membutuhkan transfusi, darah tersebut dapat memiliki arti yang jauh lebih besar.

“Ini merupakan bentuk sinergi pemerintah dan organisasi dalam rangka kemanusiaan, khususnya untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah,” ujar Yosua.

Baca Juga  BPBD Nunukan Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Sembakung

Ia mengatakan kebutuhan darah di masyarakat merupakan persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama. Sebab, ketersediaan darah tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor.

Karena itu, kegiatan donor darah menurutnya tidak semata-mata menjadi agenda sosial, melainkan bentuk gotong royong yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Kegiatan ini kami gelar bersama instansi terkait, terutama PMI, agar kebutuhan dan ketersediaan darah dapat terus terjaga,” katanya.

Yosua berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak masyarakat maupun organisasi lainnya.

Menurutnya, semakin banyak orang yang tergerak untuk mendonorkan darah, semakin besar pula peluang membantu mereka yang sewaktu-waktu membutuhkan transfusi.

Baca Juga  Selesaikan Ketidaksesuaian Kebun Sawit dan Kawasan Hutan

Donor darah juga dinilai menjadi bentuk kepedulian yang tidak mengenal siapa penerimanya. Pendonor mungkin tidak pernah mengenal orang yang menerima darahnya, tetapi kebaikan tersebut tetap dapat menjadi bagian penting dalam perjuangan seseorang untuk sembuh.

LPADKT DPC Bulungan pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu menjadikan donor darah sebagai bagian dari kepedulian terhadap sesama.

Sebab, bagi pendonor, darah yang diberikan mungkin hanya sebagian kecil dari apa yang dimiliki. Namun bagi seseorang yang sedang membutuhkan, setetes darah dapat menjadi harapan untuk kembali melihat hari esok.

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer