Rapat Koordinasi Persiapan Ramp Check Angkutan Speedboat Reguler dan Pelaksanaan Posko Terpadu Nataru 2025

redaksi

Kaltaraa1. Com, TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara mulai melaksanakan inspeksi keselamatan atau ram check pada angkutan laut jelang masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Pemeriksaan tersebut dilakukan di tiga pelabuhan utama, yakni Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, dan Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Bidang Pelayaran Dishub Kaltara, Ir. Hj. Massahara, ST, mengatakan bahwa konsep pelaksanaan ram check tidak berbeda dengan tahun sebelumnya dan tetap berfokus pada pengawasan armada speedboat reguler yang berada di bawah kewenangan provinsi.

“Ram check dilakukan di tiga pelabuhan yang ada, yaitu Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Tengkayu I, dan Liem Hie Djung. Pemeriksaan ini menyasar kurang lebih 59 armada, khususnya angkutan speedboat reguler yang menghubungkan antar kabupaten dan kota,” ujar Massahara, Senin (24/11/2025).

Baca Juga  Appraiser Bebas, sementara Arief Kembali Alami Diskriminasi Hukum

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan ram check dilaksanakan secara terkoordinasi dengan instansi terkait, seperti KSOP dan BPTD. Kolaborasi lintas lembaga tersebut dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa transportasi laut.

“Ini selaras dengan instruksi kementerian. Kami bersinergi melakukan inspeksi di lapangan. Yang paling penting adalah menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa. Harapannya, seperti tahun lalu, kita bisa mencapai zero accident,” tegasnya.

Jadwal Pelaksanaan Ram Check

Massahara merinci jadwal pelaksanaan ram check sebagai berikut:

  • Tanjung Selor: 26–27 Desember 2024
  • Tarakan & Nunukan: 27–28 Desember 2024 (dilaksanakan serentak)
Baca Juga  Gubernur Kaltara Tekankan Kepada 129 PPPK Yang dilantik  Bekerja dan Mengabdi dengan Hati

Ia menambahkan bahwa sebelumnya Dishub Kaltara juga melakukan pemeriksaan di Malinau dan Kabupaten Tana Tidung (KTT). Namun, tahun ini kegiatan difokuskan di Tarakan karena pertimbangan efisiensi.

“Untuk Tarakan, pelaksanaan ram check juga mengakomodasi armada dari KTT, Malinau, Bunyu, termasuk trayek Sungai Nyamuk atau Sebatik. Sementara di Nunukan, ada dua trayek yang diperiksa, yaitu Nunukan–Tarakan dan Nunukan–Tanjung Selor,” jelasnya.

Dari total 59 armada yang terdaftar, sebanyak 52 di antaranya aktif beroperasi. Sisanya tidak beroperasi sementara karena menjalani proses docking dan perbaikan.

Dukungan OPD dan Penguatan Pengawasan di Posko

Baca Juga  Dispora Kaltara Pastikan KORMI, NPC, dan KONI Dapat Hibah 2026

Terkait keamanan selama pelaksanaan ram check, Dishub Kaltara juga menerima masukan dari sejumlah OPD. Menurut Massahara, seluruh pihak memberikan dukungan untuk menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung.

“Teman-teman OPD mendukung penuh kegiatan ini. Untuk menjaga situasi tetap kondusif, kami menyiapkan posko pemantauan dan pengawasan,” ujarnya.

Posko pengawasan tersebut ditempatkan di Tanjung Selor, Tarakan, dan Nunukan, serupa dengan pola tahun sebelumnya. Sementara untuk Kabupaten Tana Tidung, keberadaan posko biasanya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Massahara berharap masyarakat dapat turut menjaga keselamatan dengan mematuhi aturan selama perjalanan laut.

“Kami berharap masyarakat tetap tertib, memakai life jacket, dan menciptakan lingkungan pelayaran yang aman dan nyaman,” tutupnya. (Fhrl/Adv)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer