Kaltaraa1. Com, TANJUNG SELOR — Menyikapi masukan masyarakat soal masih minimnya fasilitas ramah disabilitas di sejumlah ruang publik, Dinas Perhubungan Kalimantan Utara memastikan sudah menyiapkan langkah perbaikan, terutama di kawasan pelabuhan yang menjadi salah satu titik layanan vital.
Kepala Dishub Kaltara, Idham Chalid Darmawan, menjelaskan bahwa beberapa fasilitas dasar sebenarnya sudah tersedia, namun perlu terus disempurnakan agar benar-benar aman dan nyaman digunakan.
“Di pelabuhan kita sudah punya ruang tunggu khusus disabilitas. Peralatan pendukung untuk pengguna kursi roda juga sudah disiapkan, tinggal kita benahi sedikit-sedikit supaya lebih maksimal,” kata Idham pada kamis (4/11).
Salah satu fasilitas yang sedang dirancang adalah jalur turun (ramp) khusus kursi roda menuju area dermaga. Namun menurutnya, pekerjaan ini tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa karena kondisi lapangan cukup menantang.
“Kalau bikin jalur turun ke dermaga itu risikonya besar. Medannya curam, licin, dan harus benar-benar aman untuk dipakai pengguna kursi roda. Tapi tetap kita upayakan, termasuk rencana pemasangan rail pengaman di kanan-kirinya,” jelasnya.
Dishub memilih memulai dari perbaikan yang paling memungkinkan dikerjakan dulu, sembari menunggu waktu yang tepat untuk pembangunan fasilitas yang lebih besar.
“Untuk jalur khusus disabilitas ini memang perlu waktu. Pengerjaannya bisa mengganggu aktivitas pelabuhan, jadi harus kita jadwalkan betul, sambil disesuaikan dengan kesiapan anggaran,” tambah Idham.
Ia menegaskan bahwa peningkatan fasilitas bagi penyandang disabilitas akan menjadi salah satu fokus utama tahun depan. Dishub, kata Idham, berkomitmen menjadikan ruang-ruang publik di Kaltara lebih inklusif dan dapat diakses semua kalangan.
“Kita ingin layanan di pelabuhan makin ramah, makin nyaman, dan tentu bisa dipakai semua orang tanpa kecuali,” tutupnya. Slv/Adv)





