Pemprov Kaltara Rencanakan Penambahan Jalan Tani untuk Dukung Produktivitas Pertanian

redaksi

Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian dengan merencanakan penambahan pembangunan jalan tani pada tahun anggaran ini. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka akses bagi lahan-lahan pertanian yang selama ini belum tersentuh pembangunan infrastruktur penunjang.

Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, pembangunan jalan tani menjadi agenda berkelanjutan yang dilaksanakan secara bertahap menyesuaikan luas wilayah pertanian di provinsi ini. Kepala DPKP Kaltara, Heri Rudiono, melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Ramdani, menuturkan bahwa keterbatasan anggaran dan cakupan lahan yang luas membuat program tersebut tidak dapat dikerjakan sekaligus.

Baca Juga  DKISP Kaltara Gelar Sosialisasi Literasi SPBE, Libatkan Pelajar dalam Kebijakan Pemerintah

Menurut Ramdani, setiap tahun pihaknya mengalokasikan kegiatan pembangunan jalan tani dengan tujuan utama mempermudah mobilitas petani saat mengakses lahan sawah maupun perkebunan. Infrastruktur tersebut dinilai krusial dalam menunjang aktivitas pengolahan lahan hingga distribusi hasil panen.

Pada tahun ini, titik pembangunan jalan tani diprioritaskan pada beberapa kawasan pertanian di Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Nunukan. Ketiga wilayah tersebut telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni. Adapun kemungkinan penambahan lokasi baru masih akan dievaluasi kembali pada APBD Perubahan, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

Baca Juga  Proyek Perubahan Inovasi ASN Dilaunching Bupati Irwan Sabri

Ia menjelaskan, penetapan lokasi pembangunan juga mempertimbangkan usulan kelompok tani, khususnya di area yang sebelumnya belum pernah mendapatkan bantuan infrastruktur serupa. Permintaan pembangunan jalan tani, lanjutnya, terus meningkat seiring kebutuhan petani akan akses yang lebih layak ke lahan produksi.

“Dengan akses jalan yang baik, proses pengelolaan lahan hingga pengangkutan hasil panen akan jauh lebih efisien. Saat ini masih banyak jalan tani di Kaltara yang kondisinya berupa tanah agregat, sehingga menyulitkan aktivitas pertanian, terutama saat musim hujan,” ujarnya.

Baca Juga  DLH Kaltara Pasang Onlimo di Sungai Kayan, Perkuat Pemantauan Kualitas Air Secara Real Time

Melalui program tersebut, Pemprov Kaltara berharap produktivitas pertanian lokal dapat meningkat sekaligus mendorong kesejahteraan petani di wilayah perbatasan dan pedalaman. (Fhrl/Adv)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer