Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR— Warga kembali mempertanyakan kondisi lampu lalu lintas di beberapa titik kota yang belakangan mati lagi, padahal sebelumnya sempat menyala normal. Banyak pengendara mengeluh karena kondisi ini membuat persimpangan jadi rawan, terutama pada jam-jam sibuk.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Lalu Lintas Darat Dishub Kaltara, Desi Witasari, memberikan penjelasan lengkap mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
Desi mengatakan, lampu lalu lintas itu sebelumnya memang sudah diperbaiki. Alat pengganti yang baru datang langsung dipasang, dan hasilnya lampu menyala normal. Namun tak lama setelah digunakan, alat itu kembali bermasalah karena baterai internalnya drop akibat terlalu lama tidak dipakai sebelum dipasang.
“Awalnya bagus setelah alatnya datang. Begitu dipasang, dia nyala normal. Tapi karena kelamaan tidak digunakan saat pengiriman, baterainya sudah rusak. Jadi waktu dinyalakan, paling kuat cuma dua jam, habis itu mati lagi,” jelasnya pada Rabu (10/12).

Situasi makin sulit karena jenis baterai yang digunakan tidak boleh dikirim lewat pesawat. Artinya, pengiriman hanya bisa dilakukan lewat kapal laut, yang membutuhkan waktu jauh lebih lama dibandingkan pengiriman udara.
“Baterai seperti itu memang tidak boleh lewat udara. Jadi mau tidak mau harus lewat kapal. Itu yang bikin prosesnya lama dan memang di luar perkiraan kami,” tambahnya.
Untuk menghindari bahaya, Dishub akhirnya memutuskan mematikan total lampu tersebut sementara waktu. Menurut Desi, membiarkan lampu menyala setengah mati justru lebih berisiko bagi pengendara.
“Kalau setengah nyala, setengah mati itu malah bahaya. Satu sisi lampu hijau menyala, sisi lain yang baterainya drop tetap jalan karena lampunya mati. Itu bisa bikin pengendara bingung dan berpotensi kecelakaan. Makanya kami putus dulu sampai alat yang baru datang,” tegasnya.
Saat ini Dishub sudah melakukan pemesanan baterai baru dan sedang menunggu pengiriman dari luar daerah. Setelah alat tiba dan diuji, lampu lalu lintas tersebut akan kembali difungsikan seperti biasa.(Slv/Adv)





