Kadispora Kaltara Ikuti Uji Kompetensi JPT, Hasil Tunggu Putusan Pansel

redaksi

Kaltara A1. Com, TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Utara, Syaiful Bachry, mengikuti uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II yang saat ini tengah berlangsung di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Uji kompetensi tersebut tidak hanya diikuti oleh kepala dinas, tetapi juga para kepala biro. Kegiatan ini telah dimulai sejak kemarin dan dijadwalkan berlangsung hingga 29 April 2026.

Syaiful Bachry menjelaskan bahwa seluruh pejabat terkait diwajibkan mengikuti tahapan tersebut sebagai bagian dari evaluasi kinerja dan kompetensi.

Baca Juga  Agustus-September Seleksi Ketat Pornas Korps di Buka, Kadispora Kaltara Harap Yang Terpilih yang Terbaik

“Semua ikut uji kompetensi mulai kemarin sampai tanggal 29 April mendatang. Tanggal 30 nanti kita tunggu pengumuman dari panitia seleksi. Keputusannya, insyaallah, akan diajukan ke gubernur karena menjadi kewenangan gubernur apakah akan terjadi mutasi atau tidak,” ujarnya, Rabu 22 April.

Sementara itu, Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara, Denny Hariyanto, menyampaikan bahwa uji kompetensi ini diikuti oleh puluhan peserta. Ia merinci, sebanyak 38 orang mengikuti uji kompetensi kinerja, sementara tiga orang menjalani evaluasi kinerja.

Baca Juga  SPMB 2025 Gunakan Juknis Baru: Seleksi Masuk Sekolah Kembali Berbasis Nilai Rapor

Menurutnya, masih ada beberapa peserta yang belum sempat mengikuti tahapan, namun telah memberikan laporan resmi dan akan dijadwalkan ulang.

“Hari ini ada sebagian yang tidak ikut, tapi sudah melapor. Nanti kita jadwalkan pada hari Jumat dan Sabtu untuk sesi wawancara. Saya menghimbau agar semuanya mengikuti sesuai aturan yang berlaku,” jelas Denny.

Baca Juga  Dispora Bangga Kontingen Kaltara Sabet 26 Medali di Hari Kelima Fornas VIII NTB

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa uji kompetensi ini bukan sekadar penilaian benar atau salah. Proses ini menjadi sarana bagi para pejabat untuk menggali potensi diri, mengevaluasi kinerja, serta merencanakan kontribusi yang lebih baik ke depan.

“Uji kompetensi ini bukan tentang benar atau salah, melainkan bagaimana kita menggali diri—apa yang sudah dilakukan, apa yang disiapkan, dan apa yang akan diperbuat untuk Kalimantan Utara,” tutupnya. (ADV/Erc)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Ads - Before Footer