Wakili Gubernur Kaltara, Kadispora Sebut Dispora Kaltara Open 2026 Jadi Penggerak Olahraga dan Ekonomi Rakyat

redaksi

Kaltara A1. Com, TARAKAN — Kejuaraan Bulutangkis Dispora Kaltara Open Tahun 2026 resmi dibuka di Kota Tarakan belum lama ini. Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Utara, Syaiful Bacry, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Utara.

Kejuaraan ini diikuti oleh atlet-atlet bulutangkis dari berbagai daerah, termasuk peserta dari luar Kalimantan Utara. Kehadiran para atlet dan official dinilai membawa dampak positif tidak hanya bagi dunia olahraga, tetapi juga bagi sektor ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Syaiful Bacry mengatakan bahwa Dispora Kaltara Open 2026 bukan sekadar ajang pertandingan olahraga. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari visi besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam menggerakkan aktivitas masyarakat melalui olahraga.

Baca Juga  Rancangan KUA dan PPAS APBD 2026, Pendapatan Daerah Nunukan Capai Rp1,88 Triliun

“Kejuaraan ini bukan hanya tentang siapa yang menang atau kalah di lapangan. Lebih dari itu, olahraga bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan membuka ruang positif bagi generasi muda,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap kegiatan olahraga berskala besar akan memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi daerah. Mulai dari hotel, rumah makan, transportasi, hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ikut merasakan manfaat dari banyaknya peserta dan pengunjung yang datang.

Baca Juga  Bawa Pulang 33 Medali dari Fornas VIII NTB, Dispora Kaltara Beri Apresiasi Tinggi

“Ketika lapangan hidup, maka masyarakat ikut bergerak. Hotel terisi, UMKM hidup, pedagang tersenyum, dan anak-anak muda punya ruang untuk tumbuh,” jelasnya.

Menurutnya, semangat itulah yang terus didorong oleh Gubernur Kalimantan Utara agar olahraga tidak hanya menjadi hiburan atau kompetisi semata, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Dalam sambutan Gubernur yang disampaikan Kadispora, disebutkan bahwa olahraga saat ini harus dipandang sebagai investasi sosial dan ekonomi daerah. Pemerintah ingin kegiatan olahraga mampu menciptakan peluang usaha, meningkatkan kunjungan masyarakat, sekaligus membangun karakter generasi muda.

Baca Juga  BPBD Nunukan Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Sembakung

“Perintah Bapak Gubernur jelas, olahraga harus memberi manfaat nyata,” tegasnya.

Selain menjadi wadah pembinaan atlet, kejuaraan ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Utara di tingkat nasional maupun internasional.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan olahraga sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berdampak langsung kepada masyarakat. (adv/Erc)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Ads - Before Footer