Ancaman Keanekaragaman Hayati Sungai, Perusahaan di Malinau Didesak Tebar Benih Ikan lewat CSR

redaksi

Kaltara a1. Com, MALINAU — Pemerintah Kabupaten Malinau mendesak seluruh perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah sungai untuk berkontribusi aktif dalam memulihkan ekosistem perairan lokal melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Langkah penebaran benih ikan (restocking) dinilai sangat mendesak karena keberadaan populasi ikan menjadi indikator utama kesehatan sungai setempat.

Baca Juga  Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Kaltara Lebih Ditingkatkan

​Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malinau, Dr. Apri ST. Padan, mengungkapkan bahwa keterlibatan pihak swasta dalam menjaga kelestarian perairan sungai sejauh ini masih belum berjalan secara masif.

​”Kita sangat bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini,” kata Dr. Apri merespons inisiatif program CSR dari pihak eksternal yang mulai menyasar sektor kelestarian perairan.

Baca Juga  Syarwani Ingatkan BPR Untuk Terus Beradaptasi

​Ia menegaskan bahwa perlindungan habitat sungai tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Keterlibatan sektor swasta sangat vital untuk menjamin keberlanjutan hidup masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dari hasil perairan.
​”Kita semua hidup dari sungai ini, mari kita jaga bersama,” tegas Dr. Apri.

​Menutup keterangannya, Dinas Perikanan Malinau menggarisbawahi pentingnya mendeteksi kualitas kesehatan lingkungan perairan secara dini melalui keberadaan habitat di dalamnya.

Baca Juga  Tambah Panti Anak, Dinsos Kaltara Sebut Perlu Ada Anggaran Tambahan

​”Indikatornya sederhana: kalau ikannya banyak, sungainya sehat. Kalau ikannya hilang, berarti ada yang salah, dan itu harus kita perbaiki sekarang juga,” tutur Dr. Apri. (*/Hai)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer