kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga berkembang sebagai pusat kegiatan umat dan ruang untuk memperkuat kepedulian sosial.
Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga, dr. Rustan Samsuddin, M.M., saat mewakili Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al-Muhsinin, Tepian Tanjung Selor, Sabtu (12/9) malam.
Dalam sambutan Gubernur, Rustan mengatakan keberadaan masjid memiliki peran penting dalam membangun kehidupan sosial masyarakat.
Selain sebagai tempat menjalankan ibadah, masjid dinilai dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kepedulian serta menumbuhkan semangat gotong royong.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun hubungan yang baik antarsesama manusia.
Ia menekankan pentingnya masyarakat menjaga keseimbangan antara hubungan dengan Allah SWT (habluminallah) dan hubungan dengan sesama manusia (habluminannas).
“Nilai tersebut dapat diwujudkan melalui kepedulian, gotong royong, saling membantu dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat,” kata Rustan.
Karena itu, momentum Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan semata. Nilai yang terkandung di dalamnya perlu diterapkan dalam kehidupan sosial masyarakat.
Rustan juga mengajak masyarakat menjadikan masjid sebagai salah satu pusat penguatan kehidupan umat, termasuk melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Menurutnya, semakin kuat hubungan sosial di tengah masyarakat, semakin besar pula kemampuan masyarakat menghadapi berbagai persoalan secara bersama-sama.
Pemprov Kaltara berharap semangat kebersamaan tersebut terus berkembang di berbagai lingkungan masyarakat dan menjadi bagian dari pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga penguatan kehidupan sosial.





