Kaltaraa1. Com, TARAKAN – Pekerjaan peningkatan Jalan TPA Juata Kerikil yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kota Tarakan kembali menjadi sorotan. Pasalnya, belum genap satu bulan selesai dikerjakan, kondisi jalan tersebut kini tampak rusak parah, Jumat (21/11/2025), pantauan di lapangan menunjukkan jalan berubah menjadi kubangan air, sementara Pengerasan Terlihat tidak maksimal, yang seharusnya mengeras justru tampak seperti tanah liat.
Sejumlah titik di ruas jalan tersebut terlihat tergenang air hujan, memperlihatkan struktur permukaan yang tidak padat dan mudah tergerus. Kondisi ini menimbulkan keluhan dari masyarakat yang melintas, terutama pengendara roda dua yang merasa terganggu dan khawatir akan keselamatan.
Seorang warga setempat, mengatakan kerusakan itu sangat mengejutkan. “Baru selesai Proses Pengerasan, tapi sudah rusak seperti ini, dan cepat sekali berubah jadi lumpur,” ujarnya.
Warga lainnya turut mempertanyakan proses pengerjaan yang dinilai tidak memenuhi standar. Mereka berharap Dinas PUPR Tarakan segera melakukan evaluasi dan perbaikan agar akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Juata tidak semakin parah.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Pemkot Tarakan terkait penyebab kerusakan dan langkah tindak lanjut yang akan diambil. Namun, masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki kualitas jalan yang baru dikerjakan tersebut, mengingat jalur itu merupakan akses penting bagi kendaraan operasional maupun masyarakat sekitar.
Kerusakan dini pada Jalan TPA Juata Kerikil ini menambah daftar pekerjaan infrastruktur yang dipertanyakan kualitasnya, sekaligus menjadi perhatian agar pengawasan proyek pembangunan di Kota Tarakan dapat lebih diperketat.





