UPTD Pelabuhan Tengkayu I Tarakan Perkuat Pengawasan dan Pembenahan Layanan Publik

redaksi

Kaltaraa1. Com, TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Utara melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Tengkayu I Tarakan terus melakukan pembenahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa. Upaya tersebut mencakup penataan sistem pembelian tiket, peningkatan kebersihan lingkungan pelabuhan, serta penguatan pengawasan terhadap dugaan praktik percaloan.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Keselamatan Angkutan Perairan UPTD Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, Widya Ayu Saraswati, menyampaikan bahwa berbagai evaluasi dilakukan setelah pihaknya menerima sorotan dari masyarakat dan komisi gabungan DPRD Provinsi Kalimantan Utara.

Baca Juga  UKM Center Jadi Wadah Promosi Produk Unggulan Nunukan

“Kami mendapat banyak masukan terkait pelayanan dasar, seperti kondisi toilet di area kedatangan, kebersihan terminal dan dermaga, serta keberadaan calo pada penjualan tiket. Semua itu menjadi fokus pembenahan kami,” ujarnya saat ditemui awak media beberapa waktu lalu.

Widya menjelaskan, peningkatan kualitas sarana umum menjadi salah satu langkah awal yang dilakukan. Meski begitu, ia mengakui bahwa kondisi fasilitas tidak dapat diperbaiki secara instan, terutama karena jumlah toilet tidak sebanding dengan tingginya jumlah penumpang setiap hari.

Baca Juga  Ketua DPRD Kaltara Hadiri Haul ke-57 Guru Tua di Sulawesi Tengah

“Untuk mencapai kondisi yang benar-benar ideal tentu diperlukan pembangunan fasilitas baru. Namun sembari menunggu proses itu, kami memaksimalkan tenaga kebersihan agar pelayanan tetap berjalan baik,” katanya.

Saat ini, petugas kebersihan ditempatkan secara khusus di beberapa titik yang dianggap krusial, termasuk di toilet area dermaga, guna memastikan kebersihan tetap terjaga setelah digunakan penumpang.

Selain soal kebersihan, UPTD juga memantau serius adanya laporan praktik percaloan tiket di sekitar pelabuhan. Widya menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup mata dan telah menjadwalkan rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan.

Baca Juga  BPBD Nunukan Lanjutkan Penanganan Banjir di Hari Keempat Tanggap Darurat

“Kami akan mengundang KSKP, asosiasi speedboat nonreguler, dan pihak terkait lainnya. Semua kritik dan perhatian yang diberikan kepada kami akan ditindaklanjuti melalui langkah bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, upaya perbaikan memang tidak dapat langsung mencapai standar ideal. Namun, UPTD berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan secara bertahap.

“Yang terpenting, kami berupaya semaksimal mungkin sesuai kapasitas yang ada. Pelabuhan adalah pintu pergerakan masyarakat, sehingga pelayanan harus benar-benar diperhatikan,” pungkasnya. (Fhrl/Adv)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer