Kaltaraa1. Com, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, melalui Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Utara, turut memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Desember. Peringatan ini pertama kali ditetapkan pada tahun 1988 oleh World Health Organization (WHO) sebagai momentum global untuk meningkatkan kesadaran, solidaritas, serta komitmen dalam penanggulangan HIV/AIDS.
Tahun ini, dunia mengusung tema “Overcoming Disruption, Transforming the AIDS Response”. Tema tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dan adaptasi layanan di tengah dinamika global yang terus berubah. Upaya pencegahan, pengobatan, serta dukungan bagi masyarakat terdampak HIV/AIDS perlu tetap berjalan secara inklusif, berkeadilan, dan tidak meninggalkan kelompok rentan.
Pemprov Kaltara menekankan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga ajakan untuk memperkuat kepedulian bersama dalam mengakhiri epidemi AIDS sebagai ancaman kesehatan masyarakat pada tahun 2030. Melalui sinergi pemerintah, lembaga kesehatan, komunitas, dan masyarakat luas, upaya penanggulangan HIV/AIDS diharapkan dapat berjalan lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang bebas stigma dan diskriminasi, sehingga layanan kesehatan dapat diakses secara adil oleh semua lapisan masyarakat. Pemprov Kaltara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung langkah-langkah pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS demi mewujudkan daerah yang lebih sehat dan berdaya. (Fhrl/Adv)





