Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR — Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan menyiapkan penanganan jangka panjang yang lebih permanen untuk mengatasinya pada tahun depan. Salah satu opsi yang dikaji adalah pengerukan menggunakan excavator amfibi atau menambah panjang trestle (jembatan penghubung) agar material dibuang ke darat dan tidak kembali menjadi sedimentasi di alur perairan.
”Untuk langkah jangka panjang atau permanen, metodenya berbeda, yakni pengerukan menggunakan excavator amfibi. Hasil pengerukan nantinya dibuang ke darat, bukan ke sungai,” terang Kepala Dishub Bulungan, Khairul.

Namun, kebutuhan anggaran penanganan permanen tersebut masih memerlukan kajian teknis dari konsultan. Sebelum solusi jangka panjang terealisasi, Dishub Bulungan memfokuskan penanganan jangka pendek berupa penyedotan pasir pekan ini guna mengatasi pendangkalan akibat musim kemarau dan menjaga kelancaran aktivitas dermaga.
”Rencananya penyedotan akan dilakukan pada pekan ini sesuai arahan Sekda Bulungan karena kondisinya sudah sangat mendesak. Kedalaman air saat pasang hanya sekitar 4 meter, kalau surut pasirnya kelihatan,” jelas Khairul.
Langkah cepat tersebut dilakukan dengan menggandeng Gapasdap Bulungan, pengusaha sedot pasir, dan Polairud Polresta Bulungan. Metode penyedotan pasir ini dinilai efektif bertahan sekitar satu tahun sebagai solusi sementara sebelum pengerukan besar direalisasikan. (*/Hai)





