KaltaraA1.com, TANJUNG SELOR – Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kalimantan Utara berharap bisa menjadi bidang mandiri, tidak lagi berada di bawah Bidang Perlindungan Masyarakat pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kaltara.
Harapan ini sudah lama muncul, dan tidak hanya dari Kaltara. Di berbagai daerah lain di Indonesia, banyak petugas Damkar yang juga menginginkan posisi kelembagaan yang lebih jelas dan mandiri, agar kinerja mereka semakin optimal.
Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Damkar Kaltara, Hasnan Mustaqim, mengatakan bahwa kelembagaan yang kuat akan berpengaruh besar terhadap struktur jabatan, anggaran, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Setidaknya jabatan Kepala Seksi bisa meningkat menjadi Kepala Bidang. Kalau bisa lebih jauh lagi, menjadi Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi. Itu harapan dari kami dan rekan-rekan di kabupaten/kota,” ujar Hasnan.
Menurutnya, jika Damkar menjadi bidang tersendiri, maka akan lebih mudah dalam merencanakan dan menjalankan pelatihan, bimbingan teknis, serta kegiatan penguatan SDM lainnya.
Meski begitu, Hasnan juga mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi saat ini, seperti keterbatasan jumlah personel dan unit mobil pemadam, serta aturan yang membatasi pemberian honor tambahan.
“Walaupun begitu, kami tetap menjalankan tugas sesuai dengan fungsi kami. Harapan kami, dengan perubahan struktur nanti, anggaran bisa disesuaikan dan kegiatan yang terbatas saat ini bisa lebih dimaksimalkan,” tutupnya.





