Ponton Kayan III Ambruk, Warga : Belum Ada Perbaikan Sampai Sekarang

redaksi

Kaltaraa1.com, TANJUNG SELOR – Ponton Kayan III yang berlokasi di Jalan Jenderal Soedirman, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dilaporkan ambruk dan belum juga diperbaiki hingga kini, memicu keluhan dari masyarakat dan para pemilik speedboat yang menggantungkan aktivitasnya di pelabuhan tersebut.

Salah satu juragan speedboat rute Tanjung Selor – Peso, Tinus, menyampaikan kekecewaannya karena belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah. Ia mengeluhkan kondisi ini semakin menyulitkan, apalagi mereka tetap dikenai biaya distribusi meski fasilitas pelabuhan tak memadai.

“Kami berharap ponton itu segera diperbaiki. Kami sudah cukup menderita. Hari-hari tetap bayar distribusi, tapi fasilitas tidak diperhatikan. Kami sangat kecewa,” keluh Tinus kepada media ini baru-baru ini.

Baca Juga  Pansus I DPRD Kaltara Bahas Detail Ranperda RIPPAR 2025–2035

Ia menyebutkan pelabuhan alternatif memang disediakan, namun lokasi dan kondisinya tidak ideal, kurang nyaman karena sudah terbiasa di pelabuhan sebelumnya.

“Dari dulu kami sudah minta ponton baru, tapi tidak pernah ada respon. Sekarang sudah dekat Natal, biasanya penumpang ramai datang ke kota untuk belanja,” tambahnya.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Perhubungan Bulungan, Yunus Luat, menegaskan pihaknya sudah menyiapkan langkah cepat untuk menangani kerusakan Ponton Kayan III. Ponton yang tenggelam saat ini masih berada di sungai dan dijadwalkan akan segera diangkat menggunakan crane.

Baca Juga  Usulan Warga Karang Anyar Pantai Didominasi Tentang Layanan Sosial Dasar

“Kami komitmen melayani masyarakat, khususnya di tiga kecamatan: Peso, Peso Hilir, dan Tanjung Palas Barat. Hari ini kami upayakan pengangkatan ponton yang tenggelam. Setelah itu langsung perbaikan,” kata Yunus.

Dishub juga menyiapkan kemungkinan pengadaan ponton baru melalui anggaran perubahan tahun ini, dengan estimasi biaya yang masih dalam kajian. Ia menyebutkan, untuk pelabuhan Kayan II saja, anggaran mencapai Rp5 miliar untuk dua ponton dan tiang, dan kemungkinan Kayan III memerlukan anggaran lebih kecil.

“Kami menargetkan perbaikan rampung sebelum Natal. Ini sesuai arahan Bupati agar pelayanan transportasi sungai tetap optimal, terutama saat akhir tahun,” ujarnya.

Baca Juga  Pj Wali Kota Tarakan Harapkan Raperda RPJPD 2025-2045 Disetujui

Sambil menunggu perbaikan, Dishub mengalihkan aktivitas speedboat ke pelabuhan dekat area VIP yang selama ini tidak aktif melayani rute Tanjung Palas. Menurut Yunus, lokasi tersebut dipilih sebagai opsi terbaik sementara untuk memastikan layanan tetap berjalan.

Warga pun berharap janji perbaikan tidak hanya sekadar wacana. Mengingat ponton adalah infrastruktur vital yang menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah perairan Bulungan, terutama saat lonjakan penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru.(Erc)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer