Kaltaraa1.com, TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara (Kaltara) menyampaikan kepada publik pentingnya keberadaan museum sebagai sarana edukasi dan pewarisan nilai budaya.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kaltara, Long Balan, menjelaskan bahwa di provinsi termuda di Indonesia ini terdapat sejumlah museum yang bisa dikunjungi masyarakat.
Di antaranya, Museum Kesultanan Bulungan yang berada di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Museum Perang Dunia II dan Museum Perminyakan di Kota Tarakan, serta Museum Flora dan Fauna Rumah Bundar yang juga berlokasi di Tarakan.
“Lewat lomba cerdas cermat ini, pemerintah Kaltara melalui Disdikbud berharap dapat mewariskan pemahaman budaya bagi generasi penerus bangsa,” ujar Long Balan, Senin (8/9/2025).
Menurutnya, pemahaman dan pengetahuan para pelajar mengenai sejarah dan kebudayaan diasah melalui Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM). Kegiatan ini biasanya menjadi langkah awal menyeleksi siswa-siswi terbaik dari Kaltara untuk tampil di tingkat nasional.
Namun, berbeda dengan tahun sebelumnya, pada 2025 LCCM hanya dilaksanakan sampai tingkat provinsi akibat adanya rasionalisasi anggaran dari pemerintah pusat.

“Keikutsertaan perwakilan peserta LCCM dari empat kabupaten/kota yang hadir di Bulungan tidak melalui seleksi tingkat kabupaten karena kondisi rasionalisasi anggaran.
Kepada adik-adik peserta lomba, saya berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang sejarah serta kebudayaan, khususnya kebudayaan Kalimantan Utara,” tambahnya.
Long Balan juga berpesan kepada dewan juri agar dapat menilai secara objektif dan adil, sehingga terpilih wakil terbaik yang benar-benar layak mewakili Kaltara di ajang LCCM tingkat provinsi tahun ini.
“Ucapan selamat dan terima kasih juga saya sampaikan kepada seluruh peserta, tim juri, dan panitia yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Semoga LCCM 2025 berjalan sukses sesuai harapan,” tutupnya.(*)





