Kaltaraa1. Com, TANJUNG SELOR—Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) mulai membuka peluang kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar, khususnya BUMN dan perbankan, untuk mendukung program lingkungan “Green and Clean” di pelabuhan-pelabuhan resmi di kabupaten dan kota.
Rencana ini muncul sebagai langkah awal pemerintah daerah untuk menghadirkan lingkungan pelabuhan yang lebih bersih, tertata, dan ramah lingkungan. Apalagi, banyak perusahaan yang memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR) cukup aktif, seperti Pertamina dan beberapa bank besar.
Plh Kepala Bidang Pelayaran Operasional Dishub Kaltara, Massahara, mengungkapkan bahwa potensi kerja sama ini sangat besar jika mampu disinergikan dengan kebutuhan pemerintah daerah.
“Perusahaan-perusahaan besar ini punya program CSR yang masif. Ini bisa kita sinergikan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan pelabuhan sebagai kawasan yang bersih dan hijau,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Namun ia mengakui bahwa pembahasan detail mengenai peluang kerja sama tersebut belum pernah digarap secara mendalam oleh unit kerjanya.
“Saya belum tahu, Pak, apakah ada atau tidak kerja sama CSR sebelumnya. Mungkin pembahasannya lebih ke KUPP atau langsung ke Pak Kadis,” jelasnya.
Massahara juga mengatakan bahwa dirinya belum sampai pada pembahasan teknis mengenai bentuk kerja sama seperti apa yang mungkin dilakukan ke depan. Meski begitu, Dishub tetap memberi sinyal positif dan siap membuka ruang dialog.
“Mudah-mudahan ada ya. Kalau misalnya ada peluang lewat CSR, tentu kami sangat terbuka,” tambahnya.
Menurutnya, BUMN seperti Pertamina dan sektor perbankan memiliki program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang sejalan dengan konsep “Green and Clean”. Karena itu, keduanya dinilai sangat potensial menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur dan mendukung pelestarian lingkungan di sekitar pelabuhan.
“Kalau program ini bisa jalan, harapannya pelabuhan bukan hanya jadi tempat naik turun penumpang saja, tapi juga bisa jadi contoh kawasan yang bersih, hijau, dan nyaman,” bebernya.
Dishub berharap inisiatif ini bisa diteruskan menjadi pembahasan formal antarinstansi dan perusahaan, sehingga program “Green and Clean” di pelabuhan benar-benar bisa terwujud dan memberi dampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. (Slv/Adv)





