Festival Dayak Kenyah Temengang Iwan Dinilai Mampu Gerakkan Ekonomi UMKM Bulungan

redaksi

Kaltara a1. com, Bulungan — Festival Seni Budaya dan Olahraga Dayak Kenyah Temengang Iwan di Kabupaten Bulungan tidak hanya sukses menjadi ajang pelestarian tradisi adat leluhur. Gelaran tahunan ini dinilai memberikan dampak signifikan terhadap geliat ekonomi lokal melalui partisipasi aktif para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Riyanto mengapresiasi tinggi pelaksanaan kegiatan kebudayaan tersebut. Menurutnya, festival semacam ini terbukti memberikan dampak nyata terhadap perputaran roda ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pengrajin lokal dan pedagang kuliner.

Riyanto menuturkan, tingginya antusiasme ribuan pengunjung yang memadati arena festival selama kegiatan berlangsung menjadi pendorong utama meningkatnya aktivitas jual beli di lokasi acara.

Baca Juga  Hadiri Peletakan Batu Pertama GPSDI Imanuel, Rozana: Bentuk Kepedulian Terhadap Rumah Ibadah di Bulungan

“Karena memang event-event seperti ini pasti meningkatkan ekonomi di tingkat masyarakat. Setiap momen seperti ini pasti ada peningkatan daya beli, baik untuk kepentingan masyarakat maupun pelaku usaha,” kata Riyanto saat ditemui di Bulungan.

Buka Ruang Promosi Produk Khas Daerah

Lebih lanjut, Riyanto menjelaskan bahwa agenda kebudayaan ini membuka ruang yang jauh lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah kepada khalayak luas. Keberadaan puluhan stan di lokasi festival menjadi bukti besarnya potensi ekonomi kreatif yang dimiliki oleh masyarakat Bulungan.

Berbagai produk unggulan mulai dari kuliner tradisional hingga suvenir kerajinan tangan khas Dayak Kenyah laris manis diburu para pengunjung yang hadir.

Baca Juga  DPRD Bulungan Minta Kemudahan Perizinan demi Ciptakan Iklim Investasi Sehat

“Kita bisa lihat antusiasme warga yang datang dan berbelanja. Ini membuktikan produk lokal kita, baik kuliner maupun kerajinan khas Dayak Kenyah, punya nilai jual tinggi dan sangat diminati,” tutur Riyanto.

Ia menilai festival tersebut memiliki dampak ganda (multiplier effect) yang sangat positif. Selain membentengi nilai-nilai kebudayaan lokal agar tak lekang oleh waktu, kegiatan ini sekaligus menggairahkan sektor pariwisata daerah.

“Festival ini memiliki manfaat ganda. Di satu sisi menjaga kelestarian budaya agar tetap eksis, di sisi lain menggerakkan ekonomi masyarakat dan menggairahkan pariwisata daerah,” tegasnya.

DPRD Bulungan Minta Jadi Agenda Rutin Tahunan

Atas dampak positif tersebut, Riyanto menegaskan komitmen DPRD Bulungan untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan event seni dan budaya di wilayah Bulungan. Ia mendorong agar Festival Dayak Kenyah Temengang Iwan dikemas semakin megah serta dikembangkan menjadi agenda pariwisata tahunan yang lebih besar dan berkelanjutan.

Baca Juga  Induk Kabupaten, Kota dan Provinsi KaltaraMembaca Sejarah Kabupaten Bulungan Memasuki Usia 63 Tahun

Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan festival akan menjadi magnet pariwisata yang tak hanya menyedot wisatawan lokal, tetapi juga berpotensi menarik minat wisatawan dari luar daerah maupun mancanegara.

“Kami di DPRD sangat mendukung. Harapannya event seperti ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi bisa terus diselenggarakan secara konsisten sebagai agenda tahunan yang lebih besar ke depan,” pungkas Riyanto. (*/djn)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Ads - Before Footer