KaltaraA1.com, TANJUNG SELOR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kalimantan Utara (Kaltara) sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait sistem proteksi kebakaran dan penyelamatan di Kota Tarakan pada 28 Agustus lalu.
Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas aparat pemadam kebakaran dalam mendeteksi dini dan merespons potensi kebakaran, khususnya di gedung-gedung pemerintahan.
Kabid Perlindungan Masyarakat dan Damkar Satpol-PP Kaltara, Hasnan Mustaqim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan sistem penanggulangan kebakaran yang lebih terstruktur dan terintegrasi di wilayah Kalimantan Utara.
“Harapannya, insan pemadam kebakaran bisa melakukan deteksi dini terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan perkantoran pemerintah,” ujar Hasnan.
Meski diwarnai sejumlah kendala, seperti keterbatasan anggaran dan miskomunikasi antar instansi di beberapa kabupaten/kota, Bimtek tetap berjalan lancar dan mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta di Tarakan.
Hasnan menambahkan bahwa Tarakan saat ini sudah cukup maju dalam implementasi sistem proteksi kebakaran, termasuk inspeksi rutin alat pemadam di berbagai gedung dan perusahaan. Namun, di daerah lain, kegiatan serupa belum banyak dilakukan.
“Kami mendorong kabupaten/kota lain di Kaltara untuk segera menyusul, agar kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran bisa merata,” tegasnya.
Ke depan, Satpol-PP Kaltara berencana memperluas cakupan Bimtek ke fasilitas umum dan wilayah lain di luar Tarakan, guna mewujudkan sistem proteksi kebakaran yang responsif dan terintegrasi. (Adv/Erc).





