Langkah Cepat Pendirian IAIN Tana Tidung: 20 Dosen Pengampu Resmi Disiapkan

redaksi

Kaltara a1. Com, TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT) terus mengebut berbagai persiapan guna merealisasikan pendirian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tana Tidung. Sebagai bentuk keseriusan untuk memenuhi kualifikasi dan syarat administratif, sebanyak 20 tenaga dosen pengampu telah disiapkan untuk mengajar di empat program studi (prodi) awal.

​Pemenuhan kebutuhan puluhan pengajar tersebut direalisasikan melalui skema kerja sama resmi dengan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Langkah ini diambil guna memastikan jalannya proses operasional perkuliahan saat kampus resmi dibuka kelak.

Baca Juga  Kaltara Status Waspada Cuaca Ekstrem hingga Tiga Hari ke Depan

​Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Tana Tidung, Uus Rusmanda, menjelaskan bahwa setiap prodi nantinya akan diisi oleh lima dosen pengampu sesuai regulasi yang berlaku.

​”Kita kan ada empat prodi. Jadi minimal satu prodi itu lima dosen pengampu. Berarti totalnya 20 dosen. Alhamdulillah kita sudah dapat langsung dari UINSI karena dalam kerja sama itu kan begitu,” kata Uus Rusmanda.

Baca Juga  Pejabat Pemkab Bulungan Dibekali Kemampuan Public Speaking

​Pemerintah Daerah menegaskan bahwa penunjukan 20 dosen awal ini merupakan pemenuhan kuota minimal untuk tahap pembukaan lembaga. Ke depan, kuota dan jumlah pengajar akan disesuaikan secara bertahap seiring bertambahnya jumlah mahasiswa.

​”Untuk membuka peluang dosen baru, itu nanti. Karena ini kan masih tahap awal, minimal lima dosen satu prodi. Berarti ke depannya mau berapa pun, tergantung mahasiswa juga kan,” tutur Uus Rusmanda.

Baca Juga  Pemda Kaltara Jajaki Kerja Sama CSR untuk Program “Green and Clean” di Pelabuhan

​Selain penyiapan tenaga pendidik dan fasilitas perkuliahan, Pemkab Tana Tidung optimistis keberadaan kampus IAIN tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan roda perekonomian masyarakat sekitar.

​”Kita optimis lah dengan Pak Bupati. Saya bilang kita optimis, bismillah, karena niat kita baik ke depannya. Mudah-mudahan, karena kalau sudah ada perguruan tinggi itu, semua aspek nanti menggeliat kan perekonomian,” ujar Uus Rusmanda menuturkan harapannya. (*/Hai)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer